Awalnya karena terlalu sering menemukan file ber ekstension .tar.gz, tapi bingung gimana cara menggunakannya, akhirnya coba cari-cari di www.ilmukomputer.com, akhirnya dapat dech artikel semacam ini. :
Pertama kali yang harus anda lakukan adalah
mengekstrak dan untar ke sebuah direktori. Pada umumnya, program di-untar ke dalam
direktori /usr/src. Ini akan menjaga semua kode sumber berada pada satu tempat sehingga
anda dapat membersihkannya jika sudah tidak digunakan lagi, juga untuk mengetahui
versi berapa dari program yang telah anda kompilasi. Anda harus menjadi root untuk
dapat menggunakan direktori ini. Program tar di Linux dapat mengekstrak dan untar
sebuah file secara bersamaan jika file tersebut dikompres dengan menggunakan gzip. Jika
anda memiliki sebuah file yang bernama filename.tar.gz, anda harus masuk ke direktori
/usr/src dengan perintah cd, dan ketikkan:
tar -xzvf /{path to file}/{filename.tar.gz} [Enter]
Perintah tersebut akan melakukan ekstrak dan untar. Penjelasan dari opsi yang digunakan
adalah sebagai berikut:
x - untar file
z - unkompres (ekstrak) file
v - verbose - sehingga anda bisa mengetahui apa yang sedang terjadi
f - menunjukkan file yang akan di-untar
Ada juga file-file yang menggunakan kompresi bzip2, sehingga file anda akan terlihat
seperti berikut : the-program.tar.bz2. Opsi z untuk tar tidak akan bekerja.
Cara termudah untuk meng-untar file ini adalah dengan mengetikkan:
bunzip2 the-program.tar.bz2.
Perintah ini akan menghasilkan file the-program.tar, yang bisa di-untar dengan perintah:
tar -xvf /{path to file}/{filename.tar.gz} [Enter]
Setelah untar: masuk (cd) ke direktori yang telah dihasilkan saat anda melakukan untar.
Perhatikan file-file di direktori tersebut dengan perintah ls. Anda harus membaca file
README dan INSTALL. Jangan berpikir bahwa anda akan mendapatkan bantuan dari
orang lain jika anda belum membaca file-file tersebut. Itulah alasan mengapa RTFM
menjadi istilah yang paling sering digunakan di Internet. File README dan INSTALL
pasti akan mengajarkan kepada anda bagaimana mengkompilasi dan menginstal sebuah
program.
Untuk mengkompilasi, berikan perintah "make". Agar "make" bisa melakukan kompilasi,
anda harus memiliki sebuah file yang bernama Makefile (anda bisa saja memberikan
perintah make diikuti dengan opsi-opsi tertentu, namun itu diluar topik bahasan artikel
ini).
Ada tiga cara yang umum digunakan untuk memulai kompilasi : cara sederhana,
Imake, dan configure.
Kompilasi sederhana:
Jika anda melihat sebuah file yang bernama Makefile - bukan
Imake atau configure, anda harus menggunakan metode ini untuk melakukan kompilasi.
Metode ini memiliki tingkat kesulitan yang paling tinggi karena tidak ada yang
dikonfigurasi khusus untuk komputer anda. Biasanya, file README dan INSTALL akan
membantu anda untuk mengedit beberapa file sehingga program tersebut dapat
dikompilasi. Biasanya anda kemudian mengetikkan :
make [Enter]
make install [Enter]
dan jika segala sesuatunya berjalan dengan baik, anda sekarang dapat menjalankan
program tersebut.
Imake: Jika anda melihat isi direktori (dengan perintah ls) dan terdapat file Imake dan
tidak ada Makefile, maka anda harus menggunakan metode ini. Ini adalah cara tertua
untuk melakukan setup dan kompilasi. Ketikkan perintah:
xmkmf [Enter]
make [Enter]
make install [Enter]
Configure: Gunakan metode kompilasi ini jika terdapat file yang bernama configure di
dalam direktori. Ini adalah cara termudah untuk mengkompilasi dan memiliki
kemungkinan keberhasilan tertinggi. Pada dasarnya ia akan mengecek keseluruhan
sistem anda untuk setiap kemungkinan pustaka dan file-file pendukung untuk
meyakinkan bahwa anda bisa mengkompilasi program tersebut, dan kemudian membuat
Makefile dengan informasi yang tepat. Untuk mengkompilasi, ketikkan :
./configure [Enter]
make [Enter]
make install [Enter]
Perhatikan tanda ./ di depan perintah pertama. Ketika anda mengetikkan sebuah perintah,
shell yang anda gunakan akan mencari file perintah tersebut di path. Shell tidak mulai
mencari dari direktori kerja anda, sehingga jika ./ (yang berarti direktori kerja yang
sedang anda gunakan) tidak termasuk di path, walaupun ls dapat melihat file tersebut,
shell anda tidak dapat melihatnya. Shell dapat mengeksekusi make karena biasanya file
perintah make berada di /usr/bin yang termasuk dalam path anda. Untuk melihat path di
sistem anda, ketikkan :
echo $PATH [Enter]
Jika ada kesalahan :
Penyebab utama kegagalan kompilasi adalah adanya file-file yang tidak ditemukan.
Hampir semua program bergantung pada program/file/pustaka pendukung lain. Jika
mereka tidak diketemukan, program tidak dapat dikompilasi. File README/INSTALL
seharusnya telah memberitahu anda file-file apa saja, dan versi berapa, yang anda
butuhkan untuk mengkompilasi program. Ingat bahwa versi yang salah dapat membunuh
anda sama seperti anda sama sekali tidak memiliki file tersebut. Biasanya anda akan
mengetahui sendiri apa masalahnya, sebab pesan kesalahan pada akhir kompilasi akan
memberitahu anda bahwa ia tidak dapat menemukan beberapa file. Ingat sekali lagi
bahwa kadang-kadang anda memiliki file yang dibutuhkan, tetapi tidak berada di tempat
yang dicari oleh Makefile. Gunakan program instalasi distribusi Linux anda, misalnya
RPM, dan periksalah apakah anda memiliki file yang hilang. Jika tidak, carilah di
Internet. Jika anda memang memilikinya, dan itu adalah versi yang benar, periksa
Makefile untuk melihat dimana seharusnya file tersebut berada. Sebagai contoh,
katakanlah file moc berada di /usr/local/bin, namun Makefile mengatakan bahwa
moc=/opt/bin/moc. Lalu edit Makefile (dengan menggunakan vi atau editor lain yang
anda sukai) dan ubahlah sehingga sama dengan lokasi file tersebut di sistem anda.
Masalah lain yang paling sering ditemui adalah tidak ditemukannya file-file header.
Kebanyakan file di direktori sumber program memiliki baris yang terlihat seperti ini :
#include
#include
#include
#include
apakah anda memiliki file header kernel dengan perintah ls /usr/include/linux/. Jika anda
memiliki pustaka-pustaka yang telah terinstal, seperti gtk, yakinkan bahwa anda juga
telah menginstal file-file devel. Terkadang memiliki banyak versi untuk pustaka yang
sama dapat menyebabkan masalah, sebab tiap versi bisa meletakkan file-file headernya di
mana saja dan anda tidak akan tahu file mana yang digunakan saat kompilasi.
Jika anda sudah membuat semua perubahan yang diperlukan pada Makefile dan telah
memiliki semua pustaka dan file-file header yang dibutuhkan, namun tetap saja program
tersebut tidak dapat dikompilasi, lakukan urutan langkah berikut :
1. Jika anda mendownload program dari sebuah situs yang bukan situs utama dari
program tersebut, pergilah ke situs utamanya dan perhatikan apakah ada versi terbaru
yang tersedia.
2. Pergi ke www.dejanews.com dan cari program yang anda butuhkan. Kemungkinan ada
orang lain yang memiliki masalah yang sama dan mengirimkan solusinya.
3. Jika semua cara gagal, kirimkan email ke penulis program. Kebanyakan penulis
program sangat tertarik untuk meningkatkan programnya dan laporan adanya bug atau
saran perbaikan biasanya diterima dengan senang hati (ingat, ini Linux, bukan program
komersial). Ingat, laporan bug dari anda sebaiknya tidak hanya berisi "program ini tidak
dapat dikompilasi"! Saya biasanya mengirimkan sepuluh baris terakhir atau lebih dari
pesan yang muncul ketika kompilasi sehingga penulis program dapat mengetahui betul
dimana letak kesalahannya. Jika saya sangat menyukai program tersebut, saya akan
mengirimkan email ke penulisnya setiap kali muncul versi baru dan memberikan
sebanyak mungkin saran yang dapat saya berikan. Mohon dicatat: programmer juga
manusia biasa, mereka juga butuh liburan, berpindah pekerjaan dan lokasi, dan beberapa
bahkan harus masuk sekolah. Jadi jangan mengharapkan balasan yang cepat.
Terakhir, ada beberapa program yang memiliki cara kompilasi yang unik, misalnya qt
dan kernel. Untuk mengkompilasinya, saya ingatkan sekali lagi, baca file README dan
INSTALL!

No comments:
Post a Comment