Tuesday, March 13, 2007

Kompilasi Program Di Linux

Awalnya karena terlalu sering menemukan file ber ekstension .tar.gz, tapi bingung gimana cara menggunakannya, akhirnya coba cari-cari di www.ilmukomputer.com, akhirnya dapat dech artikel semacam ini. :

Pertama kali yang harus anda lakukan adalah
mengekstrak dan untar ke sebuah direktori. Pada umumnya, program di-untar ke dalam
direktori /usr/src. Ini akan menjaga semua kode sumber berada pada satu tempat sehingga
anda dapat membersihkannya jika sudah tidak digunakan lagi, juga untuk mengetahui
versi berapa dari program yang telah anda kompilasi. Anda harus menjadi root untuk
dapat menggunakan direktori ini. Program tar di Linux dapat mengekstrak dan untar
sebuah file secara bersamaan jika file tersebut dikompres dengan menggunakan gzip. Jika
anda memiliki sebuah file yang bernama filename.tar.gz, anda harus masuk ke direktori
/usr/src dengan perintah cd, dan ketikkan:

tar -xzvf /{path to file}/{filename.tar.gz} [Enter]

Perintah tersebut akan melakukan ekstrak dan untar. Penjelasan dari opsi yang digunakan
adalah sebagai berikut:

x - untar file
z - unkompres (ekstrak) file
v - verbose - sehingga anda bisa mengetahui apa yang sedang terjadi
f - menunjukkan file yang akan di-untar

Ada juga file-file yang menggunakan kompresi bzip2, sehingga file anda akan terlihat
seperti berikut : the-program.tar.bz2. Opsi z untuk tar tidak akan bekerja.
Cara termudah untuk meng-untar file ini adalah dengan mengetikkan:

bunzip2 the-program.tar.bz2.

Perintah ini akan menghasilkan file the-program.tar, yang bisa di-untar dengan perintah:

tar -xvf /{path to file}/{filename.tar.gz} [Enter]

Setelah untar: masuk (cd) ke direktori yang telah dihasilkan saat anda melakukan untar.
Perhatikan file-file di direktori tersebut dengan perintah ls. Anda harus membaca file
README dan INSTALL. Jangan berpikir bahwa anda akan mendapatkan bantuan dari
orang lain jika anda belum membaca file-file tersebut. Itulah alasan mengapa RTFM
menjadi istilah yang paling sering digunakan di Internet. File README dan INSTALL
pasti akan mengajarkan kepada anda bagaimana mengkompilasi dan menginstal sebuah
program.
Untuk mengkompilasi, berikan perintah "make". Agar "make" bisa melakukan kompilasi,
anda harus memiliki sebuah file yang bernama Makefile (anda bisa saja memberikan
perintah make diikuti dengan opsi-opsi tertentu, namun itu diluar topik bahasan artikel
ini).
Ada tiga cara yang umum digunakan untuk memulai kompilasi : cara sederhana,
Imake, dan configure.

Kompilasi sederhana:
Jika anda melihat sebuah file yang bernama Makefile - bukan
Imake atau configure, anda harus menggunakan metode ini untuk melakukan kompilasi.
Metode ini memiliki tingkat kesulitan yang paling tinggi karena tidak ada yang
dikonfigurasi khusus untuk komputer anda. Biasanya, file README dan INSTALL akan
membantu anda untuk mengedit beberapa file sehingga program tersebut dapat
dikompilasi. Biasanya anda kemudian mengetikkan :

make [Enter]
make install [Enter]

dan jika segala sesuatunya berjalan dengan baik, anda sekarang dapat menjalankan
program tersebut.

Imake: Jika anda melihat isi direktori (dengan perintah ls) dan terdapat file Imake dan
tidak ada Makefile, maka anda harus menggunakan metode ini. Ini adalah cara tertua
untuk melakukan setup dan kompilasi. Ketikkan perintah:

xmkmf [Enter]
make [Enter]
make install [Enter]

Configure: Gunakan metode kompilasi ini jika terdapat file yang bernama configure di
dalam direktori. Ini adalah cara termudah untuk mengkompilasi dan memiliki
kemungkinan keberhasilan tertinggi. Pada dasarnya ia akan mengecek keseluruhan
sistem anda untuk setiap kemungkinan pustaka dan file-file pendukung untuk
meyakinkan bahwa anda bisa mengkompilasi program tersebut, dan kemudian membuat
Makefile dengan informasi yang tepat. Untuk mengkompilasi, ketikkan :

./configure [Enter]
make [Enter]
make install [Enter]

Perhatikan tanda ./ di depan perintah pertama. Ketika anda mengetikkan sebuah perintah,
shell yang anda gunakan akan mencari file perintah tersebut di path. Shell tidak mulai
mencari dari direktori kerja anda, sehingga jika ./ (yang berarti direktori kerja yang
sedang anda gunakan) tidak termasuk di path, walaupun ls dapat melihat file tersebut,
shell anda tidak dapat melihatnya. Shell dapat mengeksekusi make karena biasanya file
perintah make berada di /usr/bin yang termasuk dalam path anda. Untuk melihat path di
sistem anda, ketikkan :

echo $PATH [Enter]

Jika ada kesalahan :
Penyebab utama kegagalan kompilasi adalah adanya file-file yang tidak ditemukan.
Hampir semua program bergantung pada program/file/pustaka pendukung lain. Jika
mereka tidak diketemukan, program tidak dapat dikompilasi. File README/INSTALL
seharusnya telah memberitahu anda file-file apa saja, dan versi berapa, yang anda
butuhkan untuk mengkompilasi program. Ingat bahwa versi yang salah dapat membunuh
anda sama seperti anda sama sekali tidak memiliki file tersebut. Biasanya anda akan
mengetahui sendiri apa masalahnya, sebab pesan kesalahan pada akhir kompilasi akan
memberitahu anda bahwa ia tidak dapat menemukan beberapa file. Ingat sekali lagi
bahwa kadang-kadang anda memiliki file yang dibutuhkan, tetapi tidak berada di tempat
yang dicari oleh Makefile. Gunakan program instalasi distribusi Linux anda, misalnya
RPM, dan periksalah apakah anda memiliki file yang hilang. Jika tidak, carilah di
Internet. Jika anda memang memilikinya, dan itu adalah versi yang benar, periksa
Makefile untuk melihat dimana seharusnya file tersebut berada. Sebagai contoh,
katakanlah file moc berada di /usr/local/bin, namun Makefile mengatakan bahwa
moc=/opt/bin/moc. Lalu edit Makefile (dengan menggunakan vi atau editor lain yang
anda sukai) dan ubahlah sehingga sama dengan lokasi file tersebut di sistem anda.
Masalah lain yang paling sering ditemui adalah tidak ditemukannya file-file header.
Kebanyakan file di direktori sumber program memiliki baris yang terlihat seperti ini :

#include
#include
#include
#include

File-file "h" (atau header) tersebut harus ada di dalam komputer anda. Minimal, cek
apakah anda memiliki file header kernel dengan perintah ls /usr/include/linux/. Jika anda
memiliki pustaka-pustaka yang telah terinstal, seperti gtk, yakinkan bahwa anda juga
telah menginstal file-file devel. Terkadang memiliki banyak versi untuk pustaka yang
sama dapat menyebabkan masalah, sebab tiap versi bisa meletakkan file-file headernya di
mana saja dan anda tidak akan tahu file mana yang digunakan saat kompilasi.
Jika anda sudah membuat semua perubahan yang diperlukan pada Makefile dan telah
memiliki semua pustaka dan file-file header yang dibutuhkan, namun tetap saja program
tersebut tidak dapat dikompilasi, lakukan urutan langkah berikut :
1. Jika anda mendownload program dari sebuah situs yang bukan situs utama dari
program tersebut, pergilah ke situs utamanya dan perhatikan apakah ada versi terbaru
yang tersedia.
2. Pergi ke www.dejanews.com dan cari program yang anda butuhkan. Kemungkinan ada
orang lain yang memiliki masalah yang sama dan mengirimkan solusinya.
3. Jika semua cara gagal, kirimkan email ke penulis program. Kebanyakan penulis
program sangat tertarik untuk meningkatkan programnya dan laporan adanya bug atau
saran perbaikan biasanya diterima dengan senang hati (ingat, ini Linux, bukan program
komersial). Ingat, laporan bug dari anda sebaiknya tidak hanya berisi "program ini tidak
dapat dikompilasi"! Saya biasanya mengirimkan sepuluh baris terakhir atau lebih dari
pesan yang muncul ketika kompilasi sehingga penulis program dapat mengetahui betul
dimana letak kesalahannya. Jika saya sangat menyukai program tersebut, saya akan
mengirimkan email ke penulisnya setiap kali muncul versi baru dan memberikan
sebanyak mungkin saran yang dapat saya berikan. Mohon dicatat: programmer juga
manusia biasa, mereka juga butuh liburan, berpindah pekerjaan dan lokasi, dan beberapa
bahkan harus masuk sekolah. Jadi jangan mengharapkan balasan yang cepat.
Terakhir, ada beberapa program yang memiliki cara kompilasi yang unik, misalnya qt
dan kernel. Untuk mengkompilasinya, saya ingatkan sekali lagi, baca file README dan
INSTALL!

Monday, March 12, 2007

Edit File Smb

Masih penasaran nich ngedit file Samba.
itu loh.... biar Linux sama Windowsnya bisa saling menyapa dan bisa tukeran data.....

ini sedikit artikelnya, gw ambil dari forum linux.or.id
1. buka console, Application -> Accessories -> Terminal
locate smb.conf
2. Perintah untuk ngebuka file smb.conf dengan vi
$sudo vi /etc/samba/smb.conf
3. Simpan file smb
Tekan esc : lalu w q

ntar dech gw coba dirumah....

Friday, March 9, 2007

Ya Allah.. Ampuni Kami......


Ya Allah, Engkau Maha Pengasih dan Penyayang....
Berikanlah kami kemudahan dan kesabaran, dalam menghadapi segala cobaan hidup..
Ampuni kami yang selama ini jauh dari-Mu karena kesibukan dunia.....
Ampuni kami yang selama ini yang tak pernah membaca KitabMu..
Ampuni kami yang selama ini yang selalu lalai melaksanakan kewajiban....



Gak tau nich akhir - akhir ini perasaan gw kuatir banget sama keadaan, apalagi yang menyangkut masalah kerjaan, tapi gw tetep harus berusaha....selalu optimis.. ce ileeeh..
soale perasaan kayak gini emang dialami sama semua orang kok,
tapi emang.... gw akui juga selama ini gw terlalu sibuk mikirin dunia juga....Dasar Manusia.
ya gw harap kedepannya kehidupan gw baik dunia maupun akhirat semuanya bener - bener berimbang....
Ya Allah Dengarkanlah Keluh kesahku....

10 Tips Pemula Ubuntu

Diterjemahkan dari artikel asli Ten tips for new Ubuntu users yang ditulis oleh Joe ‘Zonker’ Brockmeier walaupun gak sama persis.

Sepuluh hal yang perlu diperhatikan oleh pengguna pemula Ubuntu:

  1. Dukungan Multimedia
  2. Perlu disadari bahwa instalasi default Ubuntu hanya menggunakan software free saja. Mungkin tidak semua format multimedia yang populer dapat diputar di Ubuntu default. Walaupun demikian, kita masih dapat menikmati layanan multimedia tersebut dengan menginstal paket-paket aplikasi dari pihak ketiga.

  3. Mengubah pilihan default
  4. Tidak semua orang cocok dengan utiliti default Ubuntu. Contohnya pada teks editor default yang menggunakan nano. Banyak orang yang sudah terbiasa dengan vi/vim. Pilihan2 utiliti ini diatur dalam direktori

    /etc/alternatives
    yang berisi symbolic link program2 default (Debian banget..). Untuk mengubahnya dengan aman, gunakan perintah
    sudo update-alternatives --config editor
    .
  5. Instalasi paket yang tidak ada dalam repositori
  6. Instalasi paket aplikasi memang sudah sangat dipermudah dengan apt-get, Synaptic, Adept, aptitude, atau tools2 manajemen paket lainnya. Tapi bagaiamana dengan paket aplikasi yang tidak tersedia di server repositori seperti Opera? Download saja paket .deb nya dan install dengan

    dpkg -i packagename.deb
    .
  7. sudo dan gksudo
  8. Seperti layaknya distro GNU/Linux lainnya, untuk menyelesaikan suatu tugas biasanya dibutukan akses root. Ubuntu sudah dilengkapi dengan sudo dan gksudo. Untuk aplikasi shell (CLI) Anda bisa melakukan

    sudo perintah
    dari konsol, dan untuk aplikasi GUI gunakan
    gksudo nama-aplikasi-gui
    lewat Alt-F2.
  9. Menambah user sudoers
  10. Pada instalasi default, Ubuntu akan otomatis memasukkan user pertama ke dalam group admin. Jika dilihat pada daftar user yang bisa mengakses sudo (gunakan perintah visudo dari root), terlihat entry %admin ALL=(ALL) ALL. Untuk menambah user lain agar bisa melakukan sudo, tambahkan saja user tersebut ke group admin, dengan perintah

    sudo usermod -G admin username 
    .
  11. Menambah desktop manager
  12. Kalau bosan dengan GNOME bawaan Ubuntu, tambahkan saja KDE atau xfce dengan perintah

    apt-get install kubuntu-desktop
    atau pilih saja desktop lainnya seperti edubuntu-desktop, xubuntu-desktop, xubuntu-desktop. Tentu saja instalasi dengan Synaptic jauh lebih memanjakan mata.
  13. Rekonfigurasi X server
  14. Jika tidak ingin mengedit /etc/X11/xorg.conf , gunakan perintah

    sudo dpkg-reconfigure xserver-xorg
  15. Login otomatis
  16. Jika ingin Ubuntu langsung login ke user tertentu (biar cepet kerjanya) khususnya untuk komputer yang tidak digunakan bersama orang lain (misal: di rumah), aktifkan automatic login dari System -> Administration -> Login Window.

  17. Kompilasi dari source
  18. Kalau anda ingin menginstall suatu aplikasi dari source (karena alasan tertentu, misalnya mengaktifkan modul eksperimental yg tidak diikutkan pada kompilasi standar) persiapkan Ubuntu anda dengan

    apt-get install build-essential
    yang akan menginstall GCC, Linux kernel headers, GNU Make, dan paket2 developing lainnya. Jika kompilasi untuk mengupdate aplikasi yang sudah ada di Ubuntu (misal GAIM versi baru), gunakan
    sudo apt-get build-dep packagename
    untuk melihat dependensi GAIM yang lama (yang terinstall di Ubuntu). Saat mengkompilasi, jangan gunakan make install, tetapi supaya lebih diterima oleh sistem Ubuntu gunakan checkinstall. Jadi urutan kompilasi adalah
    ./configure --with-options &&  make && checkinstall
    . Tentu saja checkinstall harus terinstall dulu dengan
    apt-get install checkinstall
    . Dengan checkinstall, hasil kompilasi akan berupa .deb, jadi enak kan install dan uninstallnya.. Dengan checkinstall, kompilasi akan menyesuaikan dengan platform Ubuntu, misalnya AMD64.
  19. Memilih Kernel
  20. Kernel yang sudah disiapkan oleh Ubuntu dapat dipilih dari paket2 keluarga linux-image. Pake Synaptic, search aja “linux-image”. Pilih yang sesuai dengan platform kamu.

    Artikel ini diambil dari : http://ubuntulinux.or.id/blog/2006/06/22/10-tips-bagi-pemula-ubuntu/

Linux Mania....Bingung.



Wekss... lagi nunggu CD Linux, Tapi kalau Dah datang gimana ye.., masa dari dulu ampe sekarang cuma bisa instal doang....., belum ada kemajuan nich...,masih bingung mo mulai belajar dari mana...!!!, panduannya sich dah cukup lumayan, dari....CD, E-Book(Download ampe mabok,mentang mentang sich pabrik yang bayar.. he he he), dan buku cetak. ntar dah kalau bisa pasti gw tulis di blog ini.....do'ain aja ya...
biar bisa jago beneran di Linux..... GO OPEN SOURCE.
ini dech gw kasih link yang mungkin berguna buat lo sekalian, kalau mau coba Linux

Minta CD Linux Ubuntu Gratis :
1. http://shipit.ubuntu.com/
Link minta Cd Linux Ubuntu berbasis Gnome.
2. http://shipit.kubuntu.org/
Link Minta Cd Linux Ubuntu berbasis KDE.
3. http://shipit.edubuntu.org/
Link Minta Cd Linux Ubuntu untuk pendidikan.

Daftar Source List Untuk Repositorynya... Syaratnya Acces Internet Booo...(Lokal alias Indonesia)
1. http://kambing.vlsm.org/
Repository Kambing (UI--Telkom)
2. http://mirror.cbn.net.id/
Repository CBN Mirror
3. http://komo.vlsm.org/
Repository Komo (IIX)
4. http://indika.net.id/
Repository Indika (IIX)
atau coba main ke site aslinya. tuk lihat source listnya di
http://wiki.ubuntu-id.org/SourcesListLokal

Bikin Blog's

Sebetulnya gw dapat tutorial ini dari orang... melalui internet.dan gw coba praktekin disini...
ini linknya http://www.geocities.com/becandaers/Panduan_Membuat_Blog_4_Dummies.pdf
eh ternyata berhasil....
ternyata cukup mudah kok..
1. Daftar di http://www2.blogger.com
register di alamat blogger buat dapat quota bikin blogggernya terus... pilih sesuai template
yang di inginkan..
2. Daftar di http://s155.photobucket.com
Register di photobucket, buat taruh photo yang akan kita publish, nanti kita dapat link untuk
dipasang di blogger kita
3. Buka http://blogger-templates.blogspot.com/
ini alamat untuk ganti ganti template yang bagus, nanti kita tinggal pilih template yang kita
inginkan, terus kita tinggal copy-paste dech, HTML yang ada...
4. Daftar http://www.shouthuns.com
Ini untuk fasilitas tambahan untuk mempercantik blogger kita, nanti di blogger kita bisa ada
tag counter, hit counter dan link manager.
coba aja dech...

Thursday, March 8, 2007

Blog Pertama gw

Weks.... akhirnya coba coba bikin blogs, mudah mudahan berguna buat khalayak, meskipun pasti sangat malas buat nulis beginian, meskipun setiap hari dapat kesempatan buat koneksi ke internet...di kerjaan.

Maksudnya buat Blog's ini sich buat koleksi tutorial Linux's,programming, System Operasi dan lainnya juga sich, mudah mudahan selain berguna buat pribadi juga bisa buat orang lain yang juga membutuhkan.
met dech..... he he he